
Mahkluk tercipta dari kecil ke besar, dari sebutir lalu berkembang, dari muda ke tua dari hidup ke mati. Unsur pembentuk mahkluk seperti sebuah energi "tidak pernah hilang namun dapat berubah ke bentuk yang lain". Mahkluk selalu mengalami rotasi atau perputaran seperti lingkaran "dari awal bila bergerak pasti kembali ke awal".
Apakah yang saya maksud?
Begitulah hidup ini tercipta hanya untuk musnah atau berganti ke kehidupan yang baru. Tidak beda dengan alam semesta. Awal terbentuknya alam semesta, menurut saya yang paling logika adalah teori Nabula atau awan debu berpijar, dan unsur yang terbentuk di alam semesta ini adalah bumi yang merupakan anakan dari matahari dalam ruang lingkup tata surya kita yang berada dalam gugus bima sakti. Bumi mengalami perubahan-perubahan dalam bentuk dipermukaannya, dari sebongkah batu "raksasa" berpijar hingga terbentuk air daratan benua di pemukaannya.
Bumi kita pernah mengalami pemanasan global, hingga zaman es dan banjir besar seperti dalam film 2012. Dalam zaman tersebut, Tuhan Yang Maha Esa pernah menciptakan makhluk yang hidup untuk menghuni permukaan bumi seperti keberadaan hewan Zurasic atau dikenal hewan raksasa atau dianosaurus. Mereka musnah di telan bencana alam akibat perubahan-perubahan alam dan bentuk muka bumi.
Kini kita dihadapkan dengan pemansan global yang semakin menunjukkan momoknya dimuka bumi dan menjadi ancaman buat semua mahkluk hidup terutama manusia. Namun banyak manusia yang tidak memahami penyebab terjadinya pemanasan global "global warming", hingga solah-olah manusia itu tidak memperdulikan akan kedatangannya. Akibat pemanasan global akan memunculkan peristiwa ulangan di permukaan bumi ini yakni zaman es, dimana muka bumi ini akan kembali ditutupi oleh es, salju dan gletser.
Maka apa yang akan kita lakukan untuk menghadapi fenomena alam yang ekstrim itu? apakah yang akan kita kita lakukan untuk menghambatnya? apakah kita harus menerima begitu saja akan peristiwa-peristiwa yang sangat menakutkan. Jawabannya saya tunggu.....mungkin hingga akhir hayatku.
Apakah yang saya maksud?
Begitulah hidup ini tercipta hanya untuk musnah atau berganti ke kehidupan yang baru. Tidak beda dengan alam semesta. Awal terbentuknya alam semesta, menurut saya yang paling logika adalah teori Nabula atau awan debu berpijar, dan unsur yang terbentuk di alam semesta ini adalah bumi yang merupakan anakan dari matahari dalam ruang lingkup tata surya kita yang berada dalam gugus bima sakti. Bumi mengalami perubahan-perubahan dalam bentuk dipermukaannya, dari sebongkah batu "raksasa" berpijar hingga terbentuk air daratan benua di pemukaannya.
Bumi kita pernah mengalami pemanasan global, hingga zaman es dan banjir besar seperti dalam film 2012. Dalam zaman tersebut, Tuhan Yang Maha Esa pernah menciptakan makhluk yang hidup untuk menghuni permukaan bumi seperti keberadaan hewan Zurasic atau dikenal hewan raksasa atau dianosaurus. Mereka musnah di telan bencana alam akibat perubahan-perubahan alam dan bentuk muka bumi.
Kini kita dihadapkan dengan pemansan global yang semakin menunjukkan momoknya dimuka bumi dan menjadi ancaman buat semua mahkluk hidup terutama manusia. Namun banyak manusia yang tidak memahami penyebab terjadinya pemanasan global "global warming", hingga solah-olah manusia itu tidak memperdulikan akan kedatangannya. Akibat pemanasan global akan memunculkan peristiwa ulangan di permukaan bumi ini yakni zaman es, dimana muka bumi ini akan kembali ditutupi oleh es, salju dan gletser.
Maka apa yang akan kita lakukan untuk menghadapi fenomena alam yang ekstrim itu? apakah yang akan kita kita lakukan untuk menghambatnya? apakah kita harus menerima begitu saja akan peristiwa-peristiwa yang sangat menakutkan. Jawabannya saya tunggu.....mungkin hingga akhir hayatku.